√ 20 Prospek Kerja Manajemen : Keuangan, Bisnis, Administrasi, Pendidikan

Diposting pada

Pengertian

Ilmu Manajemen dapat dikatakan sebagai ilmu paling tua di dunia. Kenapa? Karena sejak manusia mulai hidup berkelompok, mereka sudah memulai manajemen, yaitu merencanakan, mengatur dan mengelola semua proses guna mencapai tujuan. Hal ini termasuk membagi peran dan juga tanggung jawab, misalnya wanita memasak, pria berburu, dan yang lainnya. Jadi memang tidak heran banyak yang berpikir jurusan bisnis dan juga manajemen ialah jurusan paling aman, pasti ilmu ini akan terpakai dan lebih gampang mencari kerja.

Mengapa harus kuliah manajemen kalau itu telah menjadi naluri manusia? Buktinya manusia purba yang tidak kuliah saja bisa mengatur dan mengorganisir kelompoknya dengan baik.

Nah, walau terdengar sederhana, manajemen dalam dunia bisnis itu sangat kompleks dan tentu saja perlu dipelajari teori dan juga prakteknya. Ditambah lagi, berbeda dengan jaman dulu,  kurikulum di luar negeri sangat mementingkan keahlian praktikal, kamu akan diikutkan dalam program magang (internships) atau penempatan kerja yang diwajibkan oleh kurikulum. Dengan begitu, kamu tidak hanya belajar teori, tetapi berkesempatan untuk mempraktekkan apa yang kamu pelajari di tempat kerja. Jadi begitu lulus, telah ada gambaran dunia kerja itu seperti apa, sudah memiliki pengalaman kerja, dan bahkan apabila kamu cukup cemerlang dan menghasilkan ide yang inovatif, punya koneksi dan bisa memanfaatkan fasilitas universitas, kamu bahkan dapat memulai usaha kamu sendiri.

Dukungan bagi mahasiswa

Mengapa harus kuliah bisnis dan manajemen di luar negeri? Alasan utama ialah karena program kuliah di sana mencakup magang dalam kurikulumnya, sehingga tidak hanya mempelajari teori, tetapi berkesempatan mempraktekkannya di dunia kerja sebelum lulus. Dengan begitu para mahasiswa akan menjadi lulusan yang lebih siap kerja nantinya.

Prospek kerja

Berikut ini adalah beberapa prospek kerja manajemen bisnis

1. Tenaga Pendidik Atau Dosen

Seorang lulusan Manajemen dapat menjadi tenaga pengajar atau dosen jika mempunyai kualifikasi yang mumpuni. Gaji yang ditawarkan menjadi seorang pendidik atau dosen memang dapat dikatakan tidak begitu besar.

Gaji ini tergantung pada tingkatan antara 1,5-5,6 juta rupiah untuk tingkat IV e. Akan Tetapi, ada banyak tunjangan yang membuat prospek pekerjaan dosen begitu menggiurkan.

2. Konsultan Bisnis

Perusahaan nasional atau internasional banyak yang menggunakan konsultan bisnis yang akan membantu perkembangan sebuah perusahaan. Tak heran apabila bayaran yang ditawarkan pada konsultan bisnis yang telah ahli sangat besar atau mencapai angka puluhan juta rupiah.

3. Konsultasi Perbankan

Peluang bekerja sebagai konsultasi perbankan sangat terbuka lebar sekali untuk para lulusan Manajemen. Jangan heran apabila prospek kerja ini menawarkan gaji besar mulai belasan juta hingga puluhan juta rupiah untuk jenjang waktu karir tertentu.

4. Manajer Pemasaran

Peluang atau prospek kerja Manajemen dapat saja berhasil menjadi seorang manajer pemasaran. Semakin ahli dan mampu mempengaruhi publik guna membeli layanan produk atau jasa, maka perusahaan memberikan imbalan semakin besar.

Perusahaan lokal biasa membayar gaji manajer antara 10 hingga 15 juta, sedangkan gaji puluhan juta rupiah bisa saja didapatkan untuk perusahaan multinasional.

5. Manajer SDM

Kamu juga dapat menjadi seorang manajer SDM di perusahaan besar yang berani memberikan gaji puluhan juta rupiah per bulan. Tentu kemampuan Kamu di bidang ini tidak diragukan lagi.

6. Manajer Keuangan

Ya, Kamu bisa pula mempunyai karir menengah ke atas sebagai seorang manajer keuangan. Gaji yang ditawarkan perusahaan besar untuk posisi elit Kamu dapat mencapai kisaran 25-35 juta rupiah per bulan tergantung kapasitas perusahaan tempat Kamu bekerja.

7. Agribisnis, Perdagangan, Perbankan Dan Lain-Lain

Sektor-sektor ini juga bisa membantumu mempunyai prospek masa depan cerah. Gaji untuk pekerjaan Kamu sebagai manajer yang membawahi banyak karyawan tentu belasan hingga puluhan juta rupiah.

8. Manajemen Trainee

Siapa yang tidak mau menjadi jajaran staf manajemen trainee di perusahaan besar? Kamu dapat menjadi salah satu tim elit milik perusahaan yang bertugas melakukan pelatihan peserta yang akan menjadi manajer di perusahaan tersebut. Jangan heran apabila perusahaan berani membayar Kamu dengan gaji puluhan juta rupiah per bulan.

9. Akuntan

Ya, tentu seorang yang kuliah di fakultas Ekonomi yang mengambil jurusan Akuntansi bakal lebih diprioritaskan. Akan tetapi, bukan berarti lulusan manajemen tidak bisa menjadi seorang akuntan.

Pasalnya, jika Kamu mempunyai kemampuan yang bagus, pekerjaan ini bisa saja menjadi jenjang karir pilihan. Berapa gaji akuntan? Tentu saja Kamu bakal menerima 5 hingga 10 juta pada tahun-tahun pertama.

10. Pengusaha

Menjadi seorang pengusaha, membutuhkan insting dan juga kemampuan mengelola usaha dengan baik. Lulusan manajemen tidak hanya terpatok menjadi seorang pekerja akan tetapi bisa pula menjadi pengusaha. Tentu tidak ada gaji yang ditawarkan sebab Kamu yang menentukan sendiri berapa nilai omzet yang diinginkan oleh kamu.

11. Akuntan

Meskipun profesi ini terkesan agak ‘berat’ untuk kamu yang tidak terlalu menyukai pelajaran Matematika, Akuntan merupakan ibarat tulang punggug perusahaan. Mereka ialah yang paling pertama dipekerjakan saat perusahaan baru berjalan dan juga yang paling akhir dikeluarkan saat perusahaan jatuh atau gulung tikar.

Biasanya, yang memilih profesi Akuntan ialah mahasiswa yang kuliah manajemen dengan peminatan khusus manajemen keuangan. Menyukai Matematika ialah kewajiban bila ingin lancar menjalani profesi ini. Selain itu, bila kamu punya skill bahasa asing, kamu bisa diterima bekerja di perusahaan mana pun di dunia.

12. Konsultan Bisnis

Pekerjaan ini termasuk yang paling sering dipikirkan oleh mereka yang mengambil kuliah jurusan Manajemen. Banyak yang setelah lulus dari kuliah Manajemen, mereka langsung melamar kerja di perusahaan multinasional atau bahkan ke luar negeri sekalian.

Meskipun terdengar mewah, gaji seorang Konsultan Bisnis bermacam-macam, tergantung dengan perusahaan tempat bekerja. apabila selepas lulus kuliah Manajemen kamu langsung diterima bekerja di perusahaan besar, gajimu pasti akan cukup signifikan nominalnya. Akan tetapi, bila kamu diterima di perusahaan kecil atau startup, jangan terlalu berharap gaji yang besar.

13. Marketer

Kuliah Manajemen juga secara langsung berhubungan erat dengan pemasaran atau marketing. Makanya, tidak heran jika selepas lulus kuliah Manajemen, banyak yang langsung mempertimbangkan karier ini. Bagi yang saat kuliah memutuskan untuk berkonsentrasi pada manajemen pemasaran, fokus mereka terletak pada mengatur pemasaran produk, target pasar,  periklanan, dan masih banyak lagi.

Seorang Marketer andal bertugas meyakinkan banyak orang untuk membeli dan juga mulai menggunakan produk atau jasa perusahaan yang bersangkutan. Jadi, jika sejak kuliah Manajemen kamu sudah menyadari bakatmu yang senang mempromosikan produk tertentu, profesi ini mungkin paling cocok bagi kamu.

14. Staf Finance

Apa bedanya Staf Finance dengan seorang Akuntan? Keduanya sama-sama mengatur keuangan, akan tetapi dalam skala yang berbeda. apabila bagian finance berperan sebagai pihak yang berusaha mendapatkan dan menerima uang, maka seorang akuntan ialah pihak yang fokus pada pencatatan dan pengelompokan transaksi yang dilakukan oleh pihak finance.

 kedua profesi ini sama-sama berakar dari kuliah Manajemen dengan pemusatan minat pada manajemen keuangan. apabila kamu termasuk orang yang berambisi besar dan tahu cara mengatur strategi keuangan, profesi ini bisa jadi pilihan kamu.

15. Recruiter

Kata siapa kuliah Manajemen hanya terpaku pada manajemen keuangan? Untuk yang berminat dengan manajemen SDM menjadi seorang Recruiter perusahaan adalah profesi yang layak dipertimbangkan.

Untuk profesi seorang Recruiter, kamu juga wajib bersaing ketat dengan sarjana psikologi. Akan tetapi jangan khawatir, karena untuk lulus dari kuliah manajemen dengan pemusatan minat pada manajemen SDM, kamu juga dapat langsung belajar sedikit tentang ilmu psikologi.

16. Staf HRD

Apa bedanya seorang Recruiter dengan seorang staf atau leader untuk human resources department? Recruiter merupakann bagian dari departemen SDM atau human resources. Masih sama dengan seorang Recruiter, kamu yang ingin total berkecimpung di dalam bidang ini harus fokus pada manajemen SDM (sumber daya manusia)semasa kuliah Manajemen.

Dalam human resources department sebuah perusahaan, tugasmu tidak hanya merekrut calon staf potensial guna ditempatkan di bidang-bidang tertentu di perusahaan tempat kamu bekerja. Kamu juga harus bisa memastikan bahwa dari segala segi – termasuk karakter, keahlian, dan pengalaman – kandidat tersebut cocok untuk pekerjaan yang ditawarkan oleh perusahaan tempat kamu bekerja.

17. Bagian operasional

Ya, kamu yang kuliah manajemen pasti juga familiar mendengar kata ‘manajemen operasional’. Mereka yang berkonsentrasi pada manajemen operasional biasanya memiliki minat lebih dengan proses produksi suatu barang, jasa, hingga sistem. Yang pasti, fokus mereka ialah memastikan bahwa operasional perusahaan berjalan dengan efektif, efisien, dan optimal.

apabila ingin fokus berkarier di bidang ini, kamu yang lulus dari kuliah Manajemen harus berusaha memastikan agar segala faktor produksi yang ada tidak akan terbuang dengan percuma.

18. Konsultan Perbankan

Berbeda dengan bisnis yang berkaitan dengan bisnis secara umum, konsultan perbankan hanya berkaitan dengan serba-serbi perbankan. Jadi bagi kamu yang tertarik dengan profesi ini, segeralah fokus pada manajemen perbankan saat masih kuliah Manajemen.

Meskipun kini sudah banyak fintech (financial technology) yang hadir sebagai produk perbankan alternatif, kehadiran bank masih sangat dibutuhkan. Jadi, kamu bisa mempertimbangkan profesi ini sebelum lulus dari kuliah Manajemen.

19. Front Officer di bank

Apa bedanya Front Officer di bank dengan Konsultan Perbankan? Seorang Konsultan Perbankan juga bisa disebut dengan Back Officer. Kamu yang kuliah Manajemen dapat mempertimbangkan profesi ini, misalnya menjadi seorang Teller atau Customer Service Officer.

Kehadiran ATM hingga online banking saat ini tidak secara otomatis menghapus peran manusia dalam menjadi seorang Teller maupun Customer Service Officer. Buktinya, hingga saat ini masih banyak sekali orang yang mengantri di bank, terutama saat jam makan siang.

20. Entrepreneur

Sebenarnya, untuk menjadi seorang Entrepreneur, kamu bisa kuliah apa pun selain manajemen. Namun, seorang Entrepreneur tidak hanya membangun sebuah perusahaan atau membuka bisnis baru, namun juga harus mengetahui cara melakukan manajemen pada perusahaannya. Jika tidak, jangan heran bila bisnisnya tidak berumur panjang.

Makanya, semua mahasiswa yang kuliah Manajemen juga dilatih untuk memiliki jiwa entrepreneurialship yang tinggi. Jadi bila ada halangan dalam berbisnis atau masalah sejenis, mereka tidak akan cepat patah semangat. Mereka akan lebih memilih melakukan manajemen risiko dari awal dan mengatasi situasi darurat dalam perusahaan tanpa mudah panik. Kalau kamu termasuk yang tidak betah berlama-lama menjadi seorang karyawan, profesi ini boleh dilirik, namun harus benar-benar siap lahir dan batin.

Baca Juga : 

demikianlah artikel dari passinggrade.co.id mengenai √ 20 Prospek Kerja Manajemen : Keuangan, Bisnis, Administrasi, Pendidikan, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.