√ Prospek Kerja Teknik Fisika dan Gajinya

 Industri Rekayasa dan Konstruksi  atau (EPC : Engineering, Procurement & Construction)

Industri ini didominasi oleh perusahaan-perusahaan yang menangani rancang suatu bangunan pabrik (plant) (contohnya ialah kilang minyak, petrokimia, pembangkit listrik), atau merancang bangun fasilitas produksi (contohnya adalah anjungan minyak dan gas lepas pantai, jalur produksi / perakitan otomatis, dll.). Rancang bangun ini dilakukan mulai dari konsep dan juga perancangan hingga mulai beroperasi.

Dalam pengerjaan rancang bangun pabrik atau fasilitas produksi ini, lulusan teknik fisika akan bekerja sama dengan process engineer. Process engineer bertugas merancang dan menentukan alur proses dan juga unit-unit pemroses apa saja yang diperlukan, dan menuangkannya dalam process flow diagram juga  P & ID (piping and instrument diagram).

Pemasangan interface harus berkolaborasi dengan piping engineer dan juga mechanical engineer untuk menentukan karakteristik dari material instrumentasi juga menentukan cara penempatannya di perpipaan dan tanki / unit proses. Sedangkan interface dengan electrical engineer (lulusan elektro arus kuat) diperlukan guna memfasilitasi tersedianya indikasi dan juga alarm alat produksi (pompa, kompresor, turbin.) di control room, kalibrasi sensornya.

Berikut ini ialah beberapa nama perusahaan nasional maupun multinasional yang bergerak dalam bidang rancang bangun pabrik dan fasilitas produksi yang banyak mempunyai  insinyur instrumentasi didalamnya: PT Tripatra, PT McDermott Indonesia, PT IKPT, PT Amec Berca, PT Rekayasa Industri, PT. Technip, PT CeriaWorley, PT Pertafenikki, PT KBR Indonesia, PT Gunanusa Fabricator,  PT Saipem. Untuk melihat contoh aktivitas pekerjaan apa saja yang dilakukan bisa dilihat di website masing-masing, seperti : tripatra.com, technip.com, etc.

Industri Produk Alat Instrumentasi dan Integrator Sistem

Industri ini dimotori oleh perusahaan-perusahaan yang memproduksi sistem instrumentasi dan juga kontrol (vendor) maupun juga perusahaan yang bersifat melakukan perancangan sistem kendali pabrik terintegrasi. Adanya produksi instrumentasi dengan berbagai jenis merk, memungkinkan suatu pabrik menggunakan sistem instrumentasi dan juga kontrol dengan merek yang berbeda-beda dimulai dari lapangan sampai ke tingkat manajemen parbik.

Dibutuhkan suatu usaha guna mensinkronkan kerja dari alat-alat tersebut agar berfungsi dengan baik dan optimal. Suatu perusahaan dapat murni melakukan pekerjaan integrasi sistem ataupun melakukan pekerjaan integrasi sistem sekaligus juga menjual produk instrumentasi. Berikut ini ialah beberapa nama perusahaan nasional maupun multinasional yang bergerak sebagai supplier dan service provider perangkat instrumentasi dan kontrol, dan banyak mempunyai insinyur instrumentasi didalamnya: PT Widya Pandu Ekatama, PT Yokogawa Indonesia, PT Control System Indonesia, PT Transavia Otomasi Pratama, PT Wifgasindo Dinamika Instrument Engineering, PT Somit Karsa Trinergi.

 Industri Pengolahan, Manufaktur & Pembangkit Listrik

Di industri pengolaha /fasilitas produksi juga memerlukan insinyur dalam bidang instrumentasi dan juga kontrol untuk melakukan perawatan dan perbaikan peralatan, penyelesaian masalah ataupun perancangan sistem baru yang ditambahkan pada panel atau fasilitas produksi. Hal ini karena semua industri sekarang menggunakan otomatisasi dan juga kontrol sebagai bagian integral dari unit proses atau fasilitas produksi. Tanpa otomatisasi atau instrumentasi pabrik atau fasilitas produksi akan menjadi sangat tidak efisien dan juga seringkali membahayakan bagi sang operator.

Industri pengolahan dan manufaktur mempunyai banyak ragam, mulai industri hulu hingga hilir misal seperti : industri minyak dan gas, industri pupuk, industri semen, industri makanan dan yang lainnya. Industri manufaktur mempunyai banyak ragam dari mulai industri manufaktur elektronika, manufaktur kendaraan bermotor , manufaktur peralatan industril.

Berikut ialah beberap perusahaan nasional maupun multinasional yang mempunyai fasilitas produksi dan banyak membutuhkan insinyur instrumentasi didalamnya, yakni : PT Badak LNG  PT ExxonMobil Oil Indonesia, PT. Total E&P Indonesie, PT Pertamina E&P, PT Chevron Indonesia, PT Medco Indonesia, PT Pupuk Kaltim, PT Chandra Asri, PT Asahimas Chemical, PT Semen Gresik, PT Panasonic Indonesia, PT Unilever Indonesia, PT Astra International, PT Indonesia Power, PT PJB, dll.

Dosen di perguruan tinggi, peneliti dan birokrat pada lembaga-lembaga pemerintah

Selain bekerja di dunia industri, lulusan mahasiswa teknik fisika bisa juga bekerja di perguruan tinggi untuk menjadi dosen dengan syarat minimal s2. Biasanya juga bisa ahli jenjang ke jurusan teknik lain seperti teknik elektro, teknik mesin, dan yang lainnya. Selain menjadi dosen juga bisa menjadi peneliti di pusat penelitian sebagai penemu dan pencipta alat atau sejenisnya. Sedangkan di lembaga pemerintahan juga banyak membutuhkan di bidang ahli instrumentasi khususnya kalibrasi alat industri atau lembaga penguji kelayakan kendaraan dll..

Instrumentasi dan Kontrol

Ini konsentrasi yang cukup mahsyur di kalangan anak-anak FT(Fisika Teknik) yaitu bidang instrumentasi.Ada kakak tingkat yang bilang,”Ngapain masuk FT kalau gak ambil Instrumen?” yaaa…mungkin karena terlalu mahsyur,jadi ngomong begitu(namun itu kan kembali ke passion dan hak masing-masing individu hehe).

Back to topic,jadi di bidang instrumentasi dan kontrol sendiri kalian akan dituntut untuk memahami dasar-dasar elektronika,Logika,dan Sistem kerja dari suatu mesin(Khususnya mesin Industri),karena tugas dari si Insinyur Instrument ini adalah memastikan agar semua instrumen industri dapat berjalan lancar khususnya adalah mesin-mesin dan robot industri.

Jadi secara garis besar tugas kita adalah mengontrol alat-alat industri dari memilih perangkat yang sesuai(PLC,DCS,dll),lalu mempelajari SCADA System,bahkan sampai memilih material bahan yang akan digunakan sebagai mesin/alat/instrumennya.Bagi yang suka elektronika silahkan masuk sini…PROSPEKnya WOW! apalagi kampus ITB sudah terkenal nomor wahid masalah instrumentasi ini.Rata-rata anak-anak disini seneng main robot(Bahkan banyak yang ikut Unit Robotika ITB lhoo..)

  Menejemen dan Rekayasa Energi

Baterai MolinaNah yang satu ini mirip-mirip Teknik Kimia lah…kalau instrumentasi kamu bisa jadi Control Engineer,kalau disini kamu bisa dapet gelar Process Engineer juga lho,namun biasanya di Bidang Energi Alternatif(Photovoltaics,Geothermal,Wind Turbine,dll..).

Namun di ITB,konsentrasi ini dipisah menjadi 2,yaitu  Menejemen Energi dan Rekayasa Termal.Rekayasa Termal disini kamu biasanya dituntut untuk merekayasa dari segi termal dari suatu lingkungan.Pernah ke Mall kan?? nah dari suatu bangunan yang besar seperti itu kan gak mungkin dipasang AC supaya dingin sampai seperti itu(Butuh Berapa AC??)

,nah disini kamu diberi tantangan dengan alat tertentu supaya terjadi Heat Exchange dari lingkungan luar ke lingkungan dalam(Mallnya).Seseorang yang ahli dalam rekayasa termal biasanya bergelar HVAC Engineer(Heating,Ventilation,Air Conditioning),yang katanya ini ranah anak teknik mesin lho hehe.Kampus yang Handal Masalah ini adalah UGM.

Fotonika

Menurut Wikipedia,Fotonika merupakan ilmu yang memepelajari maslaah optik dan rekayasa optik,terutama yang berkaitan dengan foton dan spektrum elektromagnetik.Dalam pembelajarannya kita akan banyak dihadapkan pada berbagai macam persoalan mengenai optik(khususnya fenomena cahaya sebagai gelombang) dan mengenai laser(Buat Light Saber bro! wkwk).Nah untuk ini yang jago adalah tetangga sebelah kita,ITS.

DAN MASIH BANYAK LAGI! Contohnya Material Science,Komputasi Material,BioMedis,Akustika,dll..(Kenapa detailnya cuma 3 aja? Soalnya yang mahsyur di kalangan teknik fisika adalah ketiga konsentrasi tersebut,terlepas dari konsentrasi yang tidak disebutkan tidak bagus,namun nanti longpost hehe..)

“Ibu ane nanya bang,lulusan teknik fisika susah kerja katanya..Bener kagak?“.Sebenarnya masalah rezeki seperti itu tidak ada yang tahu melainkan tuhan sudah mengatur rezeki masing-masing individu.Namun saya dapat dari website JTS(Jurusan Teknik Fisika) milik ITS pada Kolom Testimoni bahwa setelah lulus kita semua sama dipandang sebagai sesama sarjana teknik,namun karena didasari ilmu dasar yang kuat,membuat kita mudah dan fleksibel di dunia kerja.(Lulusannya itu kerja di Schumblerger lhoo..)

demikianlah artikel dari passinggrade.co.id mengenai √ Prospek Kerja Teknik Fisika dan Gajinya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.