Sinopsis novel Sang Pemimpi

Diposting pada
Rate this post

Sinopsis novel Sang Pemimpi

Andrea Hirata dikenal sebagai penulis novel yang berbakat. Dia dikenal karena karya-karyanya selalu menempati Best Seller di Indonesia dan juga mendapatkan berbagai penghargaan. Di antara karya-karya yang yang populer salah satunya berjudul Sang Pemimpi. Bahkan cerita pada novel ini juga diangkat dalam film layar lebar yang ditayangkan di Indonesia.

Film ini digarap dan berada dalam arahan sutradara Riri Riza.  Kemudian artis yang akan membintangi dalam film ini yaitu Rendy Ahmad, Fikri Septiawan, Maudy Ayunda, azwir Fitrianto, Mathias muchus, Rieke Diah,  Nugie dan masih banyak pemain pendukung lainnya.

Selain novelnya, film tersebut juga mendapatkan penghargaan. Menjadi film terbaik kategori remaja dalam festival film Internasional anak dan remaja di Madrid, Spanyol. Sudah idak diragukan lagi bahwa cerita yang telah diusung dalam novel ini merupakan cerita yang sangat menginspirasi banyak orang.

Lihat Juga; Sinopsis Novel Padang Bulan

Bahkan banyak pula orang luar negeri yang menyukai jalan cerita yang telah disajikan. Mereka juga menjadikan novel tersebut menjadi koleksi. Novel dan film Sang Pemimpi sangat dianjurkan untuk dijadikan pilihan ketika sedang memiliki waktu luang.

Pada setiap novelnya, Andrea Hirata mengemas dengan baik bahasa yang digunakan sehingga dapat menyihir para pembaca untuk menikmati kebahagiaan suka, duka dan juga rasa keputusasaan yang dilalui oleh tokoh-tokoh di dalamnya.

Berikut sinopsis novel Sang Pemimpi

Sinopsis

Mengisahkan tentang kehidupan SMA seorang remaja bernama Ikal. Tokoh lain dalam novel ini adalah Arai dan Jimbron.  Mereka merupakan 3 orang sahabat yang dari kecil hingga SMA selalu bersama.  Mereka bersekolah di SMA Negeri Manggar. SMA itu adalah sekolah pertama yang berdiri di Belitung Timur.

Mereka bermukim di pasar kumuh Pulau Belitung. Selain itu, mereka juga melakukan berbagai macam pekerjaan setelah pulang sekolah.  Karena demi memenuhi kebutuhan hidupnya mereka bertiga bekerja paruh waktu menjadi kuli di salah satu pelabuhan pantai.

Lihat Juga; Sinopsis Novel Maryamah Karpov

Meskipun keadaan mereka sangat sulit, tiga anak tersebut tetap semangat dalam menjalani kehidupan. Mereka juga masih memimpin kan banyak hal yang ingin digapai.

Seperti anak SMA pada umumnya, mereka juga memiliki sifat yang kekanakan dan masih terbilang cukup nakal.  Kenakalan tersebut sudah biasa dilakukan oleh Arai dan Ikal.  Bahkan mereka pernah menjahili Pak Mustar saat upacara di pagi hari.

Pak Mustar itu sendiri merupakan salah satu guru yang mengajar di SMA Negeri Manggar. Beliau adalah salah satu tokoh antagonis yang diceritakan dalam novel ini dan juga ditakuti oleh seluruh anak-anak di sekolah.

Pak Mustar semakin menjadi galak dikarenakan putra kesayangannya tidak dapat diterima di SMA yang ia rintis ini.  Karena nilai yang dimiliki oleh anaknya tidak cukup untuk mencapai batas maksimal persyaratan penerimaan.

Pada suatu waktu, mereka melakukan kejahilan pada pak Mustar. Karena kenakalan mereka sehingga memancing amarahnya. Karena memiliki sikap yang tidak baik dan tidak sopan terhadap orang yang lebih tua, pak Mustar pun mengejar mereka dan memarahinya.

Selain Pak Mustar, ada juga Pak Balia yang sangat bijaksana dan sabar.   Beliau merupakan seorang kepala sekolah di SMA tersebut.  Pak Balia sendiri juga melatih kesusastraan.

Selain kepada guru-guru, Arai dan Ikal juga pernah menjahili teman sekelasnya. Mereka mengusili anak tersebut dengan menyuruh untuk menyusup ke salah satu bioskop. Karena pada saat itu pihak bioskop tidak mengizinkan anak sekolah masuk untuk menonton film dewasa.

Tak lama kemudian pihak bioskop pun melaporkan hal ini kepada pihak sekolah.  Setelah mendengar laporan tersebut akhirnya pak Mustar memanggil Arai dan Ikal untuk memberikan hukuman.

Lihat Juga; Sinopsis Novel Sebelas Patriot

Tak hanya sampai disitu, kenakalan-kenakalan mereka pun masih berlanjut hingga saatnya kelulusan pun tiba. Ikal dan Arai kemudian berniat untuk meneruskan pendidikannya di jenjang yang lebih tinggi. Karena Hal inilah mereka akhirnya berpisah dengan Jimbron.

Karena suatu alasan tersebut akhirnya mereka pun sampai di kota Jakarta. Akan tetapi kehidupan di ibukota tak selamanya menyenangkan. Mereka harus bertahan hidup dan bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Mereka melakukan berbagai macam pekerjaan seperti menjadi pegawai Pos. Sedangkan Arai pergi ke Kalimantan untuk kuliah dan bekerja.

Selang beberapa tahun berlalu, akhirnya Ikal pun menjadi orang yang sukses.  Dia berhasil membiayai kuliahnya di Universitas Indonesia dan juga berhasil lulus dengan gelar sarjana Ekonomi.  Sedangkan Arai belajar biologi di Kalimantan.

Dari latar belakang yang kurang mampu, mereka akhirnya membulatkan keyakinan dan memiliki tekad yang kuat agar dapat sukses suatu hari nanti. Dan kini keinginan mereka pun terwujud.

Tokoh dalam Novel Sang Pemimpi

Ikal adalah seorang anak kampung dari keluarga yang kurang mampu. Meskipun dia merupakan anak yang nakal saat di bangku SMA, tapi dia dapat sukses dan membuktikan bahwa kesuksesan tersebut tidak datang yang hanya kepada orang-orang yang yang mampu.

Tetapi kesuksesan itu akan datang kepada siapapun orang yang mau berusaha. Kini Ikal sudah   mendapatkan apa yang ia impikan.

Ikal juga mengidolakan salah satu penyanyi yang sangat terkenal di Indonesia bernama Haji Rhoma Irama. Karena kecintaan itulah Ikal hampir setiap hari mendengarkan lagu-lagu dari penyanyi tersebut.

Lihat Juga; Sinopis Novel Orang Orang Biasa

Jimbron adalah anak yatim piatu yang mendapatkan bimbingan dari Pastur Katolik. Dia sangat menyukai semua hal yang berkaitan dengan kuda. Karena hal itulah ia jadi tahu tentang karakteristik kuda ataupun hal-hal yang jarang diketahui oleh banyak orang.  Dia adalah salah satu teman kecil Ikal dan masih berteman hingga mereka dewasa.

Yang ketiga adalah Arai. Arai juga termasuk teman dari kecilnya Ikal. Selain itu Arai juga diangkat menjadi saudara Ikal sejak kelas 3 SD. Karena pada saat itu ayah dari Arai meninggal dunia. Arai juga memiliki sikap yang suka menghibur orang lain. Dia juga merupakan anak yang cukup cerdas.

Bahkan ketika Jimbron dan Ikal sedang bersedih maka Arai inilah yang akan menghibur mereka. Berkat kehadiran Arai diantara pertemanan mereka sehingga membuat suasana menjadi lebih semangat dan ceria.

Ada Pak Balia yang merupakan seorang kepala sekolah di SMA tempat mereka belajar.  Beliau ini sangat dihormati oleh rekan-rekan guru dan juga anak-anak. Sebab beliau terlihat berwibawa dan berkarisma. Pak Balia juga memiliki sikap yang sabar dan tidak mudah marah, sangat berbanding terbalik dengan pak Mustar.

Lihat Juga; Sinopsis Novel Guru Aini

Pak Mustar, seorang guru yang banyak ditakuti oleh anak-anak di SMA Negeri Manggar. karena sosoknya yang antagonis sehingga beliau sering marah.

Itulah sedikit informasi mengenai novel yang luar biasa berjudul Sang Pemimpi karya dari Andrea Hirata. Banyak hal yang menarik perhatian para pembaca, dari segi cerita, tokoh hingga tiap-tiap latar yang dideskripsikan secara totalitas.

Hal ini juga dikarenakan kecerdasan dari sang penulis yang mengemas baik ceritanya. Andrea Hirata juga menerangkan pada setiap adegan demi adegan sehingga pembaca dapat menebak apa saja yang akan terjadi selanjutnya.

Lihat Juga; Sinopsis Novel Buku Besar Peminum Kopi