Passing Grade ITB (Institut Teknologi Bandung) 2020 : Fakultas, Jurusan, Akreditas

Fakultas dan sekolah

  1. Fakultas

Fakultas teknologi industri (FTI)

Fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam (FMIPA)

Fakultas ilmu dan teknologi kebumian (FITB)

Fakultas teknik pertambangan dan perminyakan (FTTM)

Fakultas teknik masin dan dirgantara (FTMD)

Fakultas teknik sipil dan lingkungan (FTSL)

Fakultas seni rupa dan desain (FSRD)

  • Sekolah

Sekolah farmasi (SF)

Sekolah arsitektur, perencanaan dan pengembangan kebijakan (SAPPK)

Seolah ilmu dan teknologi hayati (SITH)

Sekolah bisnis dan manajemen (SBM)

Sekolah teknik elektro dan informatika (STEI)

AKREDITAS

Setelah bertahun-tahun mendapatkan akreditas dari badan akreditas nasional perguruan tinggi (BAN-PT) dengan nilai A untuk sebagian besar program studinya, pada tahun 2011 dua program studi ITB meraih akreditas internasional accreditation board for engineering and technology (ABET) yang merupakan akreditas independen tekemuka di amerika serikat. Hingga saat ini ITB telah memiliki 13 program studi yang terakreditasi ABET, diantaranya yaitu:

Program Studi Teknik Elektro (2011);

Program Studi Teknik Kelautan (2011);

Program Studi Teknik Fisika (2012);

Program Studi Teknik Kimia (2012);

Program Studi Teknik Lingkungan (2014);

Program Studi Teknik Industri (2014);

Program Studi Teknik Informatika (2014);

Program Studi Teknik Perminyakan (2015);[19]

Program Studi Teknik Sipil (2015).[19]

Program Studi Teknik Pertambangan (2017);

Program Studi Manajemen Rekayasa Industri (2017);

Program Studi Teknik Telekomunikasi (2018);[1]

Program Studi Teknik Tenaga Listrik (2018).[2]

Pada tahun 2015 tujuh program studi dari lingkungan FMIPA, SITH, dan juga Sekolah Farmasi mendapatkan akreditasi dari ASIIN e. V.. Hingga tahun 2018, ITB telah mempunyai sebelas program studi yang terakreditasi ASIIN e. V.,

Program Studi Fisika;

Program Studi Matematika;

Program Studi Astronomi;

Program Studi Biologi;

Program Studi Mikrobiologi;

Program Studi Sains dan Teknologi Farmasi;

Program Studi Farmasi Klinik dan Komunitas;

Program Studi Teknik Mesin;

Program Studi Aeronotika dan Astronotika;

Program Studi Teknik Material;

Program Studi Teknik Geofisika.

Passing grade itb terbaru

Teknik Kimia61,83%
Farmasi54,44%
Teknik Lingkungan54,82%
Teknik Perminyakan60,2%
Teknik Fisika50,1%
Matematika49,6%
Teknik Informatika64,97%
Teknik Elektro61,93%
Teknik Pertambangan54,2%
Teknik Mesin53,4%
Arsitektur50,3%
Biologi46,8%
Teknik Geologi50,8%
Fakultas Teknologi Industri58,2%
Desain Komunikasi Visual 48,74%
Sekolah Bisnis Manajemen48,7%
Teknik Planologi50,1%
Teknik Material 49,2%
Kimia48,61%
Teknik Sipil 51,7%

Baca Juga; Passing Grade UI (Universitas Indonesia) 2020 : Fakultas, Jurusan, Akreditas

PASSING GRADE FAKULTAS:

STIH Rekayasa (39,8%)
FITB(52,9%)
FTSL(56,5%)
SAPPK(55,2%)
SF(54,4%)
FTMD(58,7%)
STIH Sains(49,3%)
FMIPA(47,8%
STEI(65,7%)
FTI (62,5%)
FTTM(59,8%)

baca juga :

Pengertian

Institut Teknologi bandung ialah sebuah perguruan tinggi negeri yang berkedudukan di daerah kota bandung. Nama ITB diresmikan pada tanggal 2 maret 1959, sejak 14 oktober 2013 ITB menjadi perguruan tinggi negeri badang hukum (PTN BH) yang mempunyai otonomi pengelolaan dalam aademik dan non akademik. ITB juga sudah mempunyai 27 program studi yang terakreditas secara internasional.

Sejarah singkat

Sejarah ITB bermula pada sejak awal abad ke-20, atas prakarsa masyarakat penguasa saat itu. Tujuan awal pendirian ialah untuk memenuhi kebutuhan tenaga teknik yang menjadi sulit karena terganggunya hubungan antara negeri belanda dan wilayah jajahannya di kkawasan nusantara, sepagai akibat pecahnya perang dunia pertama.

  • Kurun dasawarsa pertama tahun 1960-an ITB

mulai membina dan juga melengkapi dirinya dengan kepranataan yang harus diadakan. Dalam periode ini dilakukan persiapan pengisian-pengisian organisasi bidang pendidikan dan pengajaran, juga  melengkapkan jumlah dan juga meningkatkan kemampuan tenaga pengajar dengan penugasan belajar ke luar negeri.

  • Kurun dasawarsa kedua tahun 1970-an

Institut Teknologi Bandung diwarnai oleh masa sulit yang timbul menjelang periode pertama. Satuan akademis yang telah dibentuk berubah menjadi satuan kerja yang juga berfungsi untuk satuan sosial-ekonomi yang secara terbatas menjadi institusi semi-otonom. Tingkat keakademian makin meningkat, akan tetapi penugasan belajar ke luar negeri makin berkurang. Sarana internal dan juga kepranataan semakin dimanfaatkan.

  • Kurun dasawarsa ketiga tahun 1980-an

ditandai dengan kepranataan dan proses belajar mengajar yang mulai memasuki era modern dengan sarana fisik kampus yang makin dilengkapi. Jumlah lulusan sarjana ini makin meningkat dan  program pasca sarjana telah mulai dibuka. Keadaan ini didukung oleh makin membaiknya kondisi sosio-politik dan juga ekonomi negara.

  • Kurun dasawarsa keempat tahun 1990-an

perguruan tinggi teknik yang semula hanya mempunyai satu jurusan pendidikan itu, kini mempunyai dua puluh enam Departemen Program Sarjana, termasuk Departemen Sosioteknologi, tiga puluh empat Program Studi S2 atau Magister dan juga tiga Bidang Studi S3/Doktor yang mencakup unsur-unsur ilmu pengetahuan, teknologi, seni, bisnis dan juga ilmu-ilmu kemanusiaan.

Kampus

Menyadari akan keterbatasan lahan kampus ganesha dikaitkan dengan meningkatnya kebutuhan sarana dan juga prasarana guna mewujudkan visi akademiknya, maka pada tahun 2010 diterapkan kebijakan ITB multikampus yang memunculkan istilan “On-G campus” dan “Off-G campus”. Istilah “On-G campus” merujukk pada kampus ITB ganesha sedangkan kampus-kampus ITB DI LUAR ITU DISEBUT SEBAGAI “Off-G campus”.

demikianlah artikel dari passinggrade.co.id mengenai √ Passing Grade ITB (Institut Teknologi Bandung) 2020 : Fakultas, Jurusan, Akreditas, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :