√ Rumus Gelombang : Pengertian, Contoh dan Penjelasannya

Diposting pada
2/5 - (121 votes)

Pengertian Gelombang

Percayakah Anda bahwa manusia tidak dapat hidup tanpa adanya getaran dan gelombang? Pengertian getaran telah Anda pelajari pada kelas XI semester 1 dan tidak ada salahnya mari kita tinjau kembali penjelasannya. Mungkin Anda tidak percaya, karena yang mengakibatkan manusia tidak dapat hidup seandainya manusia tanpa makan dan minum atau tanpa oksigen, bukan karena getaran dan gelombang.


Alasan di atas memang benar, tetapi mari kita perhatikan bagaimana sumber makanan ada, air dapat dimasak, mata dapat melihat, telinga dapat mendengar, atau bagaimana tumbuhan dapat melepaskan oksigennya ke udara.Semua kejadian ini memerlukan energi. Energi dapat berubah bentuk atau dapat mengalir ke tempat lain karena adanya getaran dan gelombang.


Gelombang merupakan peristiwa merambatnya energi akibat getaran lokal partikel atau benda. Getaran lokal adalah partikel atau benda di sebelahnya, demikian seterusnya. Akibat getaran pertama tadi, energi dapat merambat. Energi digunakan untuk berbagai keperluan, contoh telinga dapat mendengar karena sumber bunyi menggetarkan molekul-molekul udara danterus merambat sehingga molekul-molekul udara di sekitar telinga ikut bergetar dan menggetarkan gendang telinga. Lalu, syaraf dalam tubuh menyampaikan informasi tentang gelombang tersebut ke dalam otak dan otak kita memprosesnya.

Alasan inilah yang mengakibatkan manusia tidak dapat hidup tanpa adanya gelombang dan getaran. Pada dasarnya, tidak hanya manusia yang memerlukan gelombang dan getaran, namun seluruh makhluk hidup memerlukan getaran dan gelombang. Oleh karena itu, getaran dan gelombang sangat penting dalam kehidupan makhluk hidup

  • Gerak Gelombang

Coba Anda perhatikan batu yang dilempar di atas kolam. Amati apa yang terjadi dengan permukaan air? Anda akan melihat lingkaran-lingkaran kecil terbentuk di tempat jatuhnya batu tersebut. Selanjutnya, lingkaran-lingkaran yang kecil akan melebar menjadi lingkaran-lingkaran besar.


Seandainya, ada sehelai daun yang berada di atas permukaan air maka akan terlihat daun akan mengalami gerakan naik turun. Mengapa daun tersebut bergerak? Dalam bab ini, Anda akan mempelajari gejala gelombang secara umum dan untuk bab selanjutnya, Anda akan mempelajari gelombang elektromagnetik dan gelombang

  • Gejala Gelombang

Coba apa yang Anda ketahui mengenai Gelombang? Gelombang merupakan perambatan dari getaran. Dalam perambatannya, gelombang membutuhkan suatu medium. Perambatan gelombang tidak disertai dengan perpindahan tempat permanen dari materi-materi medium perantaranya.


Gelombang dalam perambatannya memindahkan energi. Berdasarkan medium perambatannya, gelombang dibagi menjadi dua macam, yaitu gelombang mekanik dan gelombang elektromagnetik. Gelombang mekanik adalah gelombang yang dalam perambatannya memerlukan medium. Contoh gelombang mekanik adalah gelombang bunyi, gelombang tali, dan gelombang pegas, dan gelombang permukaan air. Adapun gelombang elektro magnetik adalah gelombang yang dalam perambatannya tidak memerlukan medium.

Gelombang

pada Slinki Berdasarkan arah getarnya, gelombang dapat dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu gelombang transversal dan gelombang longitudinal. Untuk dapat melihat gejala kedua gelombang berupa arah getarannya, Anda dapat menggunakan sebuah alat yang disebut slinki. Alat ini adalah sebuah pegas yang terbuat dari logam pipih.

  • Gelombang Transversal

Gelombang transversal adalah gelombang yang arah getarannya tegak lurus arah perambatan gelombang. Selain terjadi pada slinki, Gelombang pada tali dan gelombang cahaya merupakan contoh dari gelombang transversal. Pada gelombang transversal, satu panjang gelombang adalah satu bukit ditambah dengan satu lembah gelombang.

  • Gelombang Longitudinal

Gelombang longitudinal merupakan gelombang yang arah getarannya berimpit atau sejajar dengan arah perambatan gelombang. Contohnya gelombang bunyi atau gelombang tekanan udara. Gelombang tekanan udara berupa rapatrapatan dan regangan-regangan. Satu rapatan ditambah satu regangan disebut satu panjang gelombang.


Gejala gelombang pada slinki dapat berupa getaran tranversal ataupun longitudinal bergantung cara Anda menggetarkan slinki tersebut. Apabila digetarkan ke atas dan ke bawah, akan terbentuk gelombang transversal pada slinki. Apabila diberi getaran ke depan dan ke belakang, akan timbul rapatan dan regangan yang merupakan gelombang longitudinal.

Jika gelombang merambat dari suatu medium ke medium lain, gelombang itu akan mengalami pembiasan. Sifat umum dari gelombang adalah dapat dipantulkan dan dibiaskan. Sifat gelombang lainnya adalah dapat mengalami interferensi dan difraksi (lenturan). Khusus mengenai gelombang transversal, gelombang ini dapat juga mengalami polarisasi.

  • Gelombang pada Permukaan Air

Coba Anda perhatikan gelombang pada permukaan air. Muka gelombang dari permukaan air akan berupa lingkaran-lingkaran. Mulai dari lingkaran kecil, lalu menjadi lingkaran besar. Muka gelombang didefinisikan sebagai kedudukan titik-titik yang memiliki fase sama pada gelombang tersebut. Jika pusat getarannya merupakan sebuah titik, muka gelombangnya akan berupa lingkaran-lingkaran. Jarak antara dua muka gelombang yang berdekatan sama dengan satu panjang gelombang

dan waktu yang dibutuhkan untuk menempuh satu panjang gelombang disebut satu periode (T).

  • Gelombang Seismik

Anda mungkin pernah mendengar ataupun merasakan gempa bumi? Pada saat terjadi gempa, Anda merasakan bumi dan benda-benda di sekitar Anda berguncang. Apa yang menyebabkan gempa tersebut? Jika suatu gempa mengguncang lapisan kerak bumi, guncangan itu akan diteruskan oleh getaran yang disebut gelombang seismik. Gelombang ini merambat ke segala arah dan berasal dari sumber gempa di bawah permukaan.

Dengan menggunakan alat pencatat gempa uaitu seismograf, para ahli gempa telah mengelompokkan tiga jensi gelombang seismik. Gelombang pertama yang akan terdeteksi adalah gelombang primer (P).


Gelombang ini merupakan gelombang longitudinal yang bergerak melalui batuan dengan merapatkan dan meregangkan batuanbatuan yang dilaluinya. Gelombang berikutnya yang akan terdeteksi oleh sismograf adalah gelombang sekunder (S). Gelombang ini merambat menembus batuan dengan arah getar tegak lurus terhadap arah perambatannya sehingga dapat menaikkan atau menurunkan batuan-batuan yang dilaluinya.

Gelombang Satu Dimensi

  • Gelombang Berjalan

1) Persamaan Umum Gelombang Perhatikan gambar berikut ini.

Waktu untuk menempuh satu panjang gelombang adalah periode (T). Kecepatan perambatan gelombang adalah satu panjang gelombang dibagi waktu untuk menempuh satu panjang gelombang itu. Secara matematis persamaannya dapat ditulis sebagai berikut.

  • Persamaan Gelombang Berjalan

Seutas tali yang cukup panjang digetarkan sehingga pada tali terbentuk gelombang transversal berjalan. Gelombang merambat dari titik O sebagai pusat koordinat menuju arah sumbu X positif. Persamaan Simpangan di Titik O

Jika titik O telah bergetar harmonik selama t sekon, simpangan gelombang di titik O akan memenuhi simpangan getar harmonis yang memenuhi persamaan sebagai berikut.

Gelombang merambat dari titik O menuju sumbu-x positif. Sebuah titik P berjarak x dari titik O akan ikut bergetar karena adanya rambatan dari titik O ke titik P. Gelombang yang terbentuk ini disebut gelombang berjalan. Waktu yang diperlukan oleh gelombang untuk merambat

Jika titik O telah bergetar selam t sekon dan waktu yang diperlukan oleh gelombang untuk sampai di titik

Secara umum dapat dituliskan fungsi gelombang merambat

  • Superposisi Gelombang

Apabila dua gelombang atau lebih merambat pada medium yang sama. Maka, gelombang-gelombang tersebut akan datang di suatu titik pada saat yang sama sehingga terjadilah superposisi gelombang. Artinya, simpangan gelombang-gelombang tersebut di tiap titik dapat dijumlahkan sehingga akan menghasilkan sebuah gelombang baru.

  • Pemantulan Gelombang

pada Tali Coba Anda ikat tali pada sebuah tiang, lalu getarkan. Apa yang terjadi? Setelah mengenai tiang, tali tersebut akan

mengalami pemantulan (difraksi). Bentuk gelombang pantul yang terjadi baik pada ujung tali yang terikat atau ujung tali yang dapat bergerak bebas.

demikianlah artikel dari dosenmipa.com mengenai Rumus gelombang : semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.