Jamak Taksir

Diposting pada

Jamak Taksir

Jamak Taksir

Jama’ taksir adalah semua isim yang menunjukkan kepada lebih dari dua laki-laki atau dua perempuan bersamaan dengan perubahan bentuk mufradnya. Jama’ taksir merupakan jama’ yang mencakup isim berakal dan tidak berakal, laki-laki atau perempuan. Jama’ ini sama’i pada kebanyakan bentuknya.

Baca Juga : Asmaul Khomsah

Contoh:

صُوْرَةٌ : صُوَرٌ

مَيْدَانٌ : مَيَادِينُ

Jama’ taksir terbagi menjadi dua: Jama’ qillah – Jama’ katsrah.

  1. Jama’ qillah: Jama’ qillah untuk 3 sampai 10.

Mempunyai 4 wazan, yaitu:

أَفْعُلٌ

Contoh:

نَفْسٌ : أَنْفُسٌ

Jiwa.

عَيْنٌ : أَعْيُنٌ

Mata.

أَفْعَالٌ

Contoh:

سَيفٌ : أَسْيَافٌ

Pedang.

عِنَبٌ : أَعْنَابٌ

Anggur.

 أَفْعِلَةٌ

Contoh:

رَغِيفٌ : أَرْغِفَةٌ

Roti.

Baca Juga : Tamyiz

عَمُودٌ : أَعْمِدَةٌ

Pondasi.

فِعْلَةٌ

Contoh:

فَتًى : فِتْيَةٌ

Pemuda.

صَبِيٌّ : صِبْيَةٌ

Anak kecil.

  1. Jama’ katsrah: Menunjukkan 3 sampai tak terhingga.

Wazan-wazan jama’ katsrah ada banyak, diantaranya:

a. Jama’ untuk sifat mudzakkar berakal.

Wazan-wazannya:

( فَعَلَةٌ – فُعَلَاءُ – فُعَلَةٌ – فُعَّالٌ – أَفْعِلَاءُ)

Contoh:

طَلَبَةٌ – شُرَفَاءُ – قُضَاةٌ – كُتَّابٌ – أَقْوِيَاءُ

b. Jama’ untuk sifat berwazan أَفْعَل yang muannatsnya فَعْلَاء.

Wazannya:

Baca Juga : Huruf Jar

( فُعْلٌ )

Contoh:

حُمْرٌ – خُضْرٌ – صُفْرٌ – عُمْيٌ – بُكْمٌ

c. Jama’ untuk sifat berwazan فَعِيل yang menunjukkan kepada kebinasaan atau rasa sakit.

Wazannya:

( فَعْلَى )

Contoh:

جَرْحَى – مَرْضَى – قَتْلَى – أَشْرَى

Orang-orang yang terluka – Orang-orang yang sakit – Orang-orang yang terbunuh – Orang-orang yang tertawan.

d. Jama’ untuk isim berwazan فَعَلٌ atau فَعْلٌ.

Wazannya:

( فِعَالٌ dan فُعُولٌ )

Contoh:

جَبَلٌ : جِبَالٌ

قَلْبٌ : قُلُوبٌ

Baca Juga ; Wazan dan Mauzun

e. Shighah muntahal jumu’. Wazan-wazannya:

أَفَاعِلُ

Contoh:

أَعَاظِم – أَكَابِر – أَفَاضِل

أَفَاعِيلُ

Contoh:

أَنَاشِيدُ – أَبَارِيقُ – أَغَارِيدُ

فَعَائِلُ

Contoh:

رَسَائِلُ – عَجَائِبُ – صَحَائِفُ

مَفَاعِلُ

Contoh:

مَذَاهِبُ – مَدَارِسُ – مَسَاجِدُ

مَفَاعِيلُ

Contoh:

مَفَاتِيحُ – مَصَابِيحُ – مَنَادِيلُ

فَوَاعِل

Contoh:

جَوَاهِرُ –عَوَاصِفُ   – شَوَارِعُ

فَعَالِيلُ

Contoh:

قَنَادِيلُ – عَصَافِيرُ – فَوَانِيسُ

Catatan:

Baca Juga : PENGERTIAN HAAL ( حال )

  1. Terkadang sebagian bentuk-bentuk jama’ qillah tidak membutuhkan sebagian bentuk jama’ katsrah

Contoh:

عُنُقٌ : أَعْنَاقٌ

فُؤَاد : أَفْئِدَة

Sebagaimana sebagian bentuk-bentuk jama’ katsrah tidak membutuhkan sebagian bentuk jama’ qillah

Contoh:

رَجُلٌ : رِجَالٌ

قَلْبٌ : قُلُوبٌ

  1. Terkadang satu kata mempunyai lebih dari satu jama’. Banyak sekali sifat-sifat bagi mudzakkar berakal yang dijama’ dengan jama’ mudzakkar salim karena terpenuhinya syarat-syarat jama’ ini pada sifat tersebut, juga dijama’kan dengan jama’ taksir. Contoh:

كَاتِبٌ, عَامِلٌ, عَاقِلٌ, وَفِيٌّ dst…

Baca Juga : Maf’ul Liajlih

Isim-isim ini bisa dijama’kan dengan jama’ mudzakkar salim, sehingga kita katakan:

كَاتِبُونَ, عَامِلُونَ, عَاقِلُزنَ, وَفِيُّونَ dst…

Sebagaimana juga bisa dijama’kan dengan jama’ taksir, maka kita katakan:

كَتَبَةٌ وَكُتَّابٌ, عَمَلَةٌ وَعُمَّالٌ, عُقَلَاء, أَوْفِيَاء dst…

  1. Tiga bait syair berikut ini mencakup contoh-contoh wazan jama’ katsrah yang jumlahnya ada 17 (perlu diketahui bahwa wazan-wazan yang disebutkan ini tidak termasuk di dalamnya shighah muntahal jumu’).

فِي السُّفُنِ الشُّهْبِ الْبُغَاةِ صُوَر      مَرْضَى الْقُلُوبِ وَالْبِحَار عِبَرٌ

غِلْمَانُهُمْ       لِلْأَشْقِيَاءِ    عَمَلَةٌ      قُطَّاعٌ    قُضْبَان  لِأَجْلِ  الْفِيَلَةِ

وَالْعُقَلَاءُ   شُرَّدٌ    وَمُنْتَهَى     جُمُوعِهِمْ فِي السَّبْعِ وَالْعَشْرِ انْتَهَى

Berikut ini adalah kumpulan jama’ katsrah berdasarkan wazan semua kata-kata yang tercakup oleh bait-bait di atas:

سُفُن : كُتُبٌ – عُمُدٌ – مُدُنٌ

شُهْب : صُفْرٌ – عُرْجٌ – بُكْمٌ – خُضْرٌ

بُغَاة : قُضَاة – غُزَاة – رُعَاة

صُوَر : غُرَف – لُعَب – قُرَى – حُجَرٌ

مَرْضَى : جَرْحَى – أَسْرَى – قَتْلَى

قُلُوب : صُدُورٌ – عُقُولٌ – نُفُوسٌ

بِحَار : جِبَالٌ – رِجَالٌ – صِغَارٌ – جِمَالٌ

عِبَر : مِنَحٌ – مِحَنٌ – نِعَمٌ

غِلْمَان : صِبْيَانٌ – فِئْرَانٌ – فِتْيَانٌ

أَشْقِيَاء : أَذْكِيَاء – أَصْدِقَاء – أَغْنِيَاء

عَمَلَة : كَتَبَةٌ – طَلَبَةٌ – مَهَرَةٌ

قُطَّاع : حُرَّاسٌ – حُجَّاجٌ – كُتَّابٌ – رُكَّابٌ

قُضْبَان : كُتْبَان – عُمْيَان – شُجْعَان – سُودَان (jama’ أَسْوَد)

فِيَلَة : قِرَدَة – دِيَبَةٌ – قِرَطَةٌ

عُقَلَاء : عُظَمَاءُ – شُرَفَاءُ – شُعَرَاءُ

شُرَّد :رُكَّعٌ  – سُجَّدٌ – رُضَّعٌ – قُصَّرٌ

جُمُوع :أُسُودٌ  – كُسُورٌ – عُرُوضٌ

Tidak berdasarkan kaidah yang pasti, tetapi semata-mata berdasarkan lisan orang arab..

Maksudnya, jama’ qillah ini bisa bermakna jama’ katsrah.

Maksudnya jama’ katrsah ini bisa bermakna jama’ qillah.

Diberikan kata salim karena susunan huruf selamat dari perubahan tidak seperti jamak taksir dimana perubahan isim mufrod menjadi jamak bisa merubah susunan huruf misalnya naashirun menjadi anshaarun. Fy almaahd thlthmae talb oarbaamae mkaad. Lihat penjelasannya pada penggunaan kata hthh pada jamak taksir yang tidak berakal.

Baca Juga : Maf’ul Muthlaq

Di dalam bahasa arab kita harus menghafal bentuk bentuk jamak taksir mengetahui pola atau wazannya karena kata tersebut sudah dari sananya seperti itu. 3 isim jamak plural atau kata benda yang jumlahnya lebih dari dua. Berikut ini kami bahwakan 100 contoh jamak taksir lengkap dengan artinya dan disertai juga dengan isim mufradnya.

Secara bahasa arti kata jamak adalah banyak sedangkan kata taksir artinya pecah jadi pengertian jamak taksir secara bahasa adalah kata yang dipecah sehingga menjadi banyak artinya sebuah kata dalam bahasa arab dipecah bentuk katanya sehingga memiliki makna banyak hal ini sejalan dengan pengertian jamak taksir menurut istilah.

Jama taksir tksyr jmaa yaitu ismun jama yang bentuknya tidak beraturan sama dengan layaknya irregular verb pada bahasa inggris maka untuk jamak taksir kita harus banyak membaca contoh. 20 contoh jamak taksir lengkap dengan bentuk mufrod dan artinya 20 contoh jamak taksir beserta artinya.

Kata penunjuk untuk jamak taksir. Menggunakan bentuk isim mufrod apabila adad adad tersebut diatas bertamyiz pada lafazh miatun. Isim mutsanna dual bentuknya selalu beraturan yakni diakhiri dengan huruf nun kasrah n baik untuk isim mudzakkar maupun isim muannats.

Jadi jamak taksir adalah kata yang menunjukkan suatu benda yang berjumlah lebih dari 2 dan bentuk mufrad kata tersebut berubah total saat dijadikan jamak taksir. Fil mahadi tsalatsumiati thoolibin wa arbaumiati maqadin di lembaga itu ada 300 siswa dan. Contoh jamak taksir jamak taksir adalah sebuah bentuk jamak yang tidak beraturan sesuai dengan kebiasaan orang arab.

Pembaca qonitah agar perbedaan perbedaan di atas lebih mudah dipahami mari kita perhatikan baik baik ringkasan pelajaran berikut ini. Ada dua macam bentuk jamak dalam bahasa arab yaitu jamak beraturan dan jamak tidak beraturan taksir. Sebuah kaidah bahasa arab tentunya akan sulit dipahami tanpa adanya sebuah contoh disini saya akan memberikan beberapa contoh kalimat jamak taksir lengkap dengan bentuk.

Banyak penapulpen aqlaamun aklam qolamun klm. Jamak beraturan dibentuk dengan menambahkan akhiran o pada kata benda mudzakkar dan menambah akhiran pada kata benda muannats. Berbeda dengan bahasa indonesia bentuk jamaknya adalah dengan mengulang kata seperti anak menjadi anak anak buku menjadi buku buku dan seterusnya

Lihat Juga : Harga Ready Mix