Sinopsis Novel KOMET MINOR

Diposting pada
Rate this post

Sinopsis Novel KOMET MINOR

Sinopsis Novel KOMET MINOR Karya Tere Liye

Judul Buku          : KOMET MINOR

Penulis                 : Tere Liye.

Co-Author           : Diena Yashinta

Penerbit               : Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit        : Cetakan pertama, 11 Maret 2019

Jumlah Halaman  : 376 Halaman

Lihat Juga; Sinopsis Novel Komet

Sinopsis:

Pertarungan untuk melawan si Tanpa Mahkota akan berakhir di sini.  Siapa pun yang menang, semua berakhir di cerita ini, di Klan Komet Minor, tempat dimana aliansi Para Pemburu yang pernah dibentuk, serta pusaka terhebat pernah diciptakan.

Dalam kisah terakhir melawan si Tanpa Mahkota, aku, Seli dan Ali menemukan teman seperjalanan yang hebat.  Bersama-sama kami bisa melewati berbagai rintangan, memahami banyak hal, berlatih teknik baru, dan bertarung bersama-sama melawan penjahat.

Inilah kisah kami.  Tentang persahabatan sejati.  Tentang pengorbanan.  Tentang ambisi. Tentang memaafkan. Namaku Raib, dan aku bisa menghilang.

Lihat Juga; Sinopsis Novel Ceros dan Batozoar

Dalam sinopsis novel Komet Minor ini Bab pertama adalah cerita kelanjutan kisah dari buku sebelumnya yakni novel Komet, dimana ending-nya saat itu berupa pengkhianatan oleh Max atau yang akan dikenal sebagai Si Tanpa Mahkota. Dia telah yang mengkhianati kebaikan tiga remaja petarung yang berasal dari klan berbeda: Raib (Klan Bumi), Seli (Klan Matahari),dan Ali (Klan Bumi).

Ketika tidak ada lagi harapan bagi Ra, Seli dan Ali ketika di perahu mereka diikat dengan jaring perak.  Ali si genius, dengan caranya yang mengagumkan, berhasil menjatuhkan sebuah cermin kecil dimana cermin itu terbuat dari berlian. Berkat alat itu, ada yang telah melakukan teleportasi lewat portal cermin. Maka munculah “BATOZAR – sang pengintai.”

Lihat Juga; Sinopsis Novel Bintang

Pertemuan di perahu hanya sebentar, kemudian mereka pun mendarat di Pulau Hari Minggu, dan HAP!  Ikan raksasa berhasil menelan mereka bersama dengan Si Tanpa Mahkota.  Ikan itu menjadi portal untuk membuka mereka menuju Klan Komet Minor.

Sekilas tentang awal pertemuan mereka dengan Batozar. Kemudian di bab-bab berikutnya Novel ini menyajikan keseruan, kelucuan, ketegangan, bahkan kesedihan, hingga kebahagiaan.

Menurut saya, didalam buku ini banyak hal yang membuat pembaca akan tertawa dengan kehadiran Batozar yang meramaikan kisah dalam petualangan Raib, Seli, dan Ali.

Sang pengintai nomor satu di Klan Bulan yang mempunyai selera humor yang baik dan menyenangkan, sehingga setiap ketegangan yang harus mereka lewati, membuat mereka bisa terus bertahan lama, meskipun kekalahan terus datang silih berganti. Tidak  sedikitpun membuat petualangan terasa membosankan.

Lihat Juga; Sinopsis Novel Matahari

Kehadiran Batozar membuat ketiga remaja petualang ini semakin kuat dan tangguh, karena mereka mempunyai kawan sekaligus guru yang akan melatih kemampuan mereka hingga berkembang dengan baik.

Seperti yang kita tahu, di beberapa  cerita sebelumnya mereka bertiga hanya belajar otodidak, kali ini mereka memiliki teman perjalanan, bersama sang pengintai hebat yang akan menemani mereka hingga pertarungan dengan Si Tanpa Mahkota usai.

 “Biasanya, dalam petualangan kami bertiga, akulah yang menjadi pemimpin.  Tapi, dengan kehadiran Batozar, jelas dia yang akan mengambil keputusan apapun.” (halaman 28)

Beberapa karakter baru muncul dalam buku ini, diantaranya: Tuan Entre, Arci, Lady Oopraah alias Kulture, dan ada Finale.  Lalu ada intermezo karakter  berbeda dengan nama ST4R dan SP4RKS.

Tokoh utama karakter dari Buku Pertama sampai buku ini masih tetap, yaitu Raib, Seli dan Ali juga si Tanpa Mahkota.  Karakter Batozar dan Ceros berasal dari buku Ceros dan Batozar. Tidak lupa ada Paman Kay dan Bibi Nay yang berasal dari buku Komet.

Lihat Juga; Sinopsis Novel Bulan

Tidak banyak karakter namun mampu membuat keseruan dalam ceritanya, karena masing-masing karakter mempunyai keunikan serta kehebatan berbeda dalam bertarung, meskipun yang paling kuat tentu saja si Tanpa Mahkota, dia hanya mampu dikalahkan dengan senjata pusaka yang dimiliki Klan Komet Minor.

Kalau dalam dunia advertising kita bertemu dengan istilah built in, maka di Komet Minor pun demikian.  Saat Raib, Seli, Ali dan Batozar berada di sebuah kota di dalam Klan Komet Minor. Mereka bertemu dengan dua orang petarung yang baik hati pada mereka.

Kakak beradik bernama ST4R, dan SP4RK ( memang tulisannya demikian dalam novelnya, silahkan nanti baca penjelasan lebih lanjut ketika Anda baca novelnya), mereka sedang mencari Ratu Calista di Komet Minor.

Mereka berasal dari dunia paralel dan ternyata oh ternyata itu akan diceritakan dalam serial terpisah dunia paralel yang bertajuk PROXIMA CENTAURI. Anda bisa membaca kisahnya nanti.

Lihat Juga; Sinopsis Novel Bumi

Ada hal lucu yang terjadi pada diri Ali saat bertemu dengan ST4R, anak yang seusia dengan Ra, Seli dan Ali.  Si biang kerok ini mendadak pendiam! Baru kali ini Ali berubah pendiam, bukan main!

Ada pula momen menyedihkan, di saat Seli terkena racun cacing pasak yang memiliki efek yang sangat mematikan.  Ketika Seli berjuang antara hidup dan mati, Raib selalu setia berada di sampingnya, memberikan pertolongan dengan teknik penyembuh yang dia miliki, meski sayangnya tak banyak membantu. Ra terus saja menangis serta berjaga sepanjang malam.

Sementara Ali yang ternyata perasa, lebih memilih pergi keluar untuk berjalan-jalan, dan ternyata dia belanja. Tetapi, bukan Ali namanya jika dia tidak belanja yang mahal-mahal. Namun pada akhirnya, barang tersebut justru akan berguna bagi keberlangsungan mereka bertiga saat melakukan petualangan.

Lihat Juga; Sinopsis Novel Dream Of The Red Chamber

Di buku ini, Ali pun cukup sering mengucapkan kalimat “super badas”, saat dia melihat sesuatu yang keren, dan sekali dia mengucapkan kata “super super badas” itu terjadi saat Ali melihat Finale mengeluarkan kekuatannya saat ketika melawan si Tanpa Mahkota.

Ada yang lebih spesial lagi di buku Komet Minor ini. Ali dengan sedikit terpaksa, bersedia tampil di acara talkshow yang dipandu oleh Lady Oopraah, sebagai syarat melewati rintangan agar mereka bertiga bisa meraih potongan tongkat kedua dari ketiga potongan pedang yang sedang dikumpulkan.

Ali berbicara tentang keluarga, sesuai syarat yang diajukan oleh Kulture alias Lady Oopraah.  Bagian ini menurut saya cukup mengharukan, dan sangat mengaduk emosi.

Saat dia tampil, Tuan Muda Ali sangatlah tampan.  Hal itu diakui Ra, dalam hatinya. Yang paling berbeda dari buku sebelumnya, ada karakter yang memiliki kemampuan hebat yang cukup untuk bisa menandingi kehebatan si Tanpa Mahkota. Ia adalah pemilik potongan ketiga pedang pusaka, sekaligus pembuat dan juga pencetus ide pedang sakti tersebut.

Lihat Juga; Sinopsis Novel The Little Prince

Namanya Finale.  Meskipun usianya sudah tua, dia ternyata pikun.  Jadi saat mereka sedang bertanding, di pertandingan yang dimana terdapat pilihan antara hidup dan mati karena melawan si Tanpa Mahkota, penyakit pikunnya kambuh.

Pesan moral saya dapatkan dalam buku ini, bahwa sehebat apa pun kekuatan kejahatan hingga tidak ada yang menandinginya, selalu bisa dikalahkan dengan kebaikan.

Lihat saja, meskipun si Tanpa Mahkota telah berlatih dua ribu tahun lamanya, tak ada lawan yang bisa menandinginya. Pada akhirnya dia kalah, karena kebodohannya sendiri yang awalnya dia pikir hebat dan pintar.

Sebesar apa pun ambisi jahat, pada akhirnya tetap saja akan kalah. Novel ini pun mengingatkan saya bahwa persahabatan itu selalu indah dan menyenangkan.  Lihatlah tiga sekawan: Raib, Seli, dan Ali, rintangan apa pun yang mereka hadapi, selalu bisa mereka hadapi dan mereka selesaikan.

Lihat Juga; Sinopsis Novel Harry Potter and the Sorcerer’s Stone

Banyak yang terjadi diantara mereka, seperti kekompakan mereka dalam menjaga persahabatan. Meskipun mereka sering kali bertengkar, namun saat harus menyelesaikan satu demi satu pertarungan, mereka selalu kompak.

Selain itu, novel ini berkisah tentang pengorbanan para petarung dalam melawan  kejahatan si Tanpa Mahkota, dan yang lebih penting lagi adalah kisah di buku ini adalah tentang memaafkan.

Kejahatan sebesar apa pun yang telah dilakukan oleh penjahat, bisa selesai hanya dengan memaafkan. Maka kisah si Tanpa Mahkota berakhir dengan elegan, dan tidak perlu mengulangi sejarah yang sama dengan para pendahulunya.

Demikian sinopsis novel Komet Minor. Anda bisa langsung membaca novel nya, agar merasa lebih puas. Sampai jumpa di artikel berikutnya ya..

Lihat Juga; Sinopsis Novel The Hobbit