Isim Muannats

Diposting pada

Isim Muannats

Pengertian dan tanda isim muanats

هُوَ مَا دَلَّ عَلَى الْاِنَاثِ مِنَ النَّاسِ وَالْحَيَوَانَاتِ

Isim muannats adalah isim yang menunjukan kepada perempuan/betina berupa manusia atau hewan.

Contoh:

Bila dilihat dari segi huruf pembentuknya, muanats dapat ditandai sbb:

  1. Ta marbuthoh (ـة/ة)

Contoh: (عَائِشَةٌ), (مَدْرَسَةٌ), dan (قَرِيْـبَـةٌ).

  1. Alif maqshurah (ى)

Alif maqshurah adalah alif berbentuk huruf ya’ dan sebelumnya ada fathah. Isim yang bentuk muanatsnya dengan alif maqshurah adalah muanats dari isim musyabahah wazan (أَفْعَلُ). Contoh: (سَلْمَى), (صُغْرَى), dan (يُمْنَى).

  1. Alif mamdudah (اء)

Adalah alif yang berada di ujung kata dan setelahnya ada hamzah dan isim tersebut disebut isim mamdud. Isim mamdud yang termasuk isim muannats adalah wazan (فَعْلَاء) bentuk muannats dari isim musyabahah wazan (أَفْعَلُ). Contohnya seperti (حَسْناَءُdan (حَمْرَاءُkarena keduanya berasal dari (حُسْنٌdan (أَحْمَرُ)

Selain ketiga tanda di atas, ada beberapa kriteria yang dimasukan ke dalam muannats, yaitu:

  1. Kata yang maknanya khusus untuk perempuan

Kata seperti (حَامِل) dan (حَائِض) termasuk muannats dan tidak perlu ada tanda muannats karena keduanya merujuk kepada perempuan.

  1. Yang berpasang-pasangan

Sesuatu benda yang berpasangan bisa dimasukkan dalam kategori muannats, seperti (اَلْأَرْضُ) dengan (اَلسَّمَاءُ), (اَلنَّارُ) dengan (اَلْجَنَّةُ), (يَدٌ), (عَيْنٌ), dll. Coba perhatikan kedua ayat tersebut!

وَالسَّمَاءِ وَمَا بَنَاهَا (5) وَالْأَرْضِ وَمَا طَحَاهَا (6)

  1. Jama’ taksir untuk sesuatu yang tidak berakal

Isim yang berbentuk jama’ taksir untuk yang tidak berakal juga dikategorikan muannats. Contoh:

Kata yang tidak ditandai dengan tanda di atas maka termasuk mudzakkar. Namun ada juga isim mudzakar yang menggunakan Ta marbuthah, seperti (مُعَاوِيَةُ), (طَلْحَةُ), dan (حَمْزَةُ) karena ketiga kata tersebut digunakan untuk nama laki-laki.


Pembagian Isim Muannats

Isim muannats terbagi kepada empat bagian, yaitu:

  1. Muannats lafdzi

Yaitu isim muannats yang terdapat tanda muannats dan terkadang secara hakikat isim tersebut termasuk mudzakkar.  Contoh: (فَاطِمَةٌ), (مَدْرَسَةٌ), (طَلْحَةٌ).

  1. Muannats ma’nawi

Yaitu isim muannats yang tidak memiliki tanda muannats tapi secara makna termasuk muannats. Contoh: (هِنْدٌ), (زَيْنَب), (مَرْيَم).

  1. Muannats haqiqi

Yaitu isim muannats yang menunjukan kepada gender perempuan dari manusia dan hewan. Contoh: (اِمْرَأَةٌ), (نَاقَةٌ), (غُلَامَةٌ).

  1. Muannats majazi

Yaitu isim muannats yang dikategorikan muannats secara bahasa walaupun sebenarnya bukan muannats. Contoh: (عَيْنٌ), (نَارٌ), (شَمْسٌ).

Apabila ingin mengubah kata maskulin menjadi feminim dengan menambah Ta marbuthoh atau diakhiri Alif maqsuroh. Berikut contohnya:


Jenis-jenis Isim muannats

1. Isim yang dibentuk dari isim mudzakkar dengan penambahan ta marbutah di akhir kata.

Caranya adalah:
a. Tambah ta marbutah ( ة ) di akhir kata.
b. Harakat sebelum huruf ta marbutah itu fathah.
Contoh:
– مُدَرِّسٌ  = mudarrisun = guru laki-laki.
Untuk membentuk isim muannats, dengan cara di atas maka:
guru perempuan dalam bahasa arab adalah مُدَرِّسَةٌ  = mudarrisatun.
– Dengan cara yang sama, maka jika طَالِبٌ (thaalibun = murid laki-laki), muannatsnya adalah طَالِبَةٌ (thaalibatun = murid perempuan).
Yang perlu diperhatikan, tidak semua yang huruf akhirnya ta marbutah itu muannats, ada juga yang mudzakkar, misalnya حَمْزَةُ (hamzatu), أُسَامَةُ (usaamatu).

2. Isim yang huruf akhirnya ta maftuhah ( ت )

Isim yang tergolong isim muannats dan huruf akhirnya ta maftuhah adalah:
– بِنْتٌ  = bintun = anak perempuan.
– أُخْتٌ  = ukhtun = saudara perempuan.
Yang perlu di ingat bahwa hanya isim di atas yang tergolong muannats, adapun isim yang huruf akhirnya ta maftuhah lainnya itu mudzakkar, seperti: بَيْتٌ (baitun) = rumah.

3. Isim yang huruf akhirnya selain huruf ta maftuhah dan ta marbutah

a. Anggota tubuh yang berpasangan termasuk isim muannats, contohnya:
– mata = عَيْنٌ
– tangan = يَدٌ
Sedangkan yang tidak berpasangan (hanya satu) termasuk isim mudzakkar, seperti: hidung ( أَنْفٌ ), kepala ( رَاْسٌ )
b. Isim selain poin a yang juga termasuk isim muannats, contohnya:
– قِدْرٌ = qidrun = periuk/panci.
– أُمٌّ  = ummun = ibu
– شَمْسٌ  = syamsun = matahari
Dan seterusnya.
Itulah penjelasan tentang jenis-jenis isim muannats dan contohnya. Semoga mura’jaah ini semakin menambah pemahaman kita dan menambah kosakata bahasa Arab tentang isim-isim muannats.