MACAM-MACAM LAM

Diposting pada
2.2/5 - (88 votes)

Macam-macam LAM

Macam-Macam Lam


  • Lam Huruf Jar (لِــ)

Ialah huruf lam dengan fungsi merubah isim yang dimasukinya menjadi beri’rob khofadl atau mahall khofadl. Contoh dalam surat al-Faatihah ayat 2:

الْحَمْدُ لِــلّهِ

“Segala puji bagi Allah”

Ini bisa juga dilihat pada pembahasan tentang Isim-isim yang dijarkan.

Baca Juga : Jamak Taksir

  • Lam Amr (لِـــ / لْــ)

Ialah lam yang berfungsi untuk menyuruh orang yang tidak ada di hadapan, atau menyuruh orang ketiga alias yang dibicarakan (amr bil adawat). Contoh dalam surat at-Thalaq ayat 7:

لِـــيُنْفِقْ ذُوْسَعَةٍ مِنْ سَعَتِهِ

“Hendaklah orang yang punya keluasan (harta) menyedekahkan sebagian hartanya”
Lam ini berharkat kasrah jika tidak diawali huruf lain sebelumnya. Sedangkan jika diawali huruf lain sebelumnya, maka lam ini menjadi sukun.

Baca Juga ; Maf’ul Liajlih

Perhatikan surat An-Nisa ayat 9 berikut:

وَلْـــيَخْشَ الَّذِيْنَ لَوْ تَرَكُوْا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوْا عَلَيْهِمْ

“Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang seandainya meninggalkan generasi yang lemah setelah mereka, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka.”

Dalam surat al-Muthaffifin ayat 26:

وَفِي ذَٰلِكَ فَــلْــيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُونَ

“…dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba”

  • Lam Ibtida’ (لَـــ)

Ialah lam yang biasa masuk pada awal kalimat atau jumlah terutama jumlah ismiyah, terkadang pada mubtadanya terkadang pula pada khobarnya.  Lam ini berharkat fathah. Contoh yang terdapat pada mubtada:

لَـــزَيْدٌ قَائِمٌ

Baca Juga : Asmaul Khomsah

“Sungguh, Zaid itu berdiri”

Contoh yang terdapat pada khobar:

زَيْدٌ لَــفِي الدَّارِ

“Zaed itu sungguh (berada) di rumah)”

  • Lam al-Bu’d

Ialah lam yang masuk dalam isim isyarah dan berfungsi menunjukkan benda yang jauh (bu’d) atau memperkuat jauhnya benda itu. Contoh:

ذَالِـــكَ، ذَالِـــكُمَا

dan lain-lain

  • Lam Jawab (لَـــ)

Ialah lam yang terdapat pada kalimat jawab dari syarat لَوْ atau لَوْلَا. Lam ini berharkat fathah seperti lam ibtida. Perhatikan contoh:

Baca Juga : PENGERTIAN HAAL ( حال )

لَوِ اجْتَهَدْتَ لَـــأَكْرَمْتُكَ

“Jika kamu bersungguh-sungguh, maka aku akan memuliakanmu”

لَوْلَا الدِّيْنُ لَـــهَلَكَ النَّاسُ

“Seandainya tiada agama, maka niscaya manusia akan binasa”
Demikian pula lam ini terdapat pada jawab qosam. Seperti dalam surat al-Anbiya ayat 57:

وَتَاللهِ لَـــأَكِيْدَنَّ أَصْنَامَكُمْ

“Demi Allah, sesungguhnya aku akan melakukan tipu daya terhadap berhala-berhalamu”

  • Lam al-muwatthiah lil qosam

Sama seperti lam sebelumnya, yaitu lam yang terdapat pada huruf syarat dan mengindikasikan bahwa jumlah jawab sesudahnya adalah jawab qosam yang diperkirakan, bukan jawab dari syarat. Seperti:

لَــئِنْ قُمْتَ بِوَاجِبَتِكَ لَأَكْرَمْتُكَ

Baca Juga ; Tamyiz

“Sungguh, jika kamu melaksanakan kewajibanmu. Aku akan memuliakanmu”
Kalimat لَأَكْرَمْتُكَ sebenarnya adalah jawab qosam yang menempati jawab syarat, adapun jawab syaratnya dibuang karena dianggap cukup dengan jawab qosam tersebut. Jika diperkirakan, kalimat tersebut:

وَاللهِ، لَئِنْ قُمْتَ بِوَاجِبَتِكَ فَهُوَ حَسَنٌ لَأَكْرَمْتُكَ

“Demi Allah, jika kamu melakukan kewajibanmu maka hal itu baik, maka aku akan memuliakanmu”

Jawab syaratnya itu adalah kalimat فَافْعَلْ bukan kalimat لَأَكْرَمْتُكَ, sebab kalimat tersebut adalah jawab qosam yaitu وَاللهِ

  • Lam Zuhud (لِـــ)

Ialah lam yang ada setelah nafyi كَانَ atau يَكُوْنُ. Seperti dalam Ali Imran ayat 179:

مَاكَانَ اللهُ لِـــيَذَرَ الْمُؤْمِنِيْنَ عَلَى مَا أنْتُمْ عَلَيْهِ


Contoh LAM

Terdapat beberapa macam LAM, yaitu;

  1. حَرْفُ جَرٍّ (Lam Huruf Jar), yaitu yang membuat isim menjadi majrur, contoh: لِلصَّلاَةِ – لِلَهِ – لِلنَّبِيِّ .
  2. لَامُ كَيْ (Lam Kay), yaitu yang membuat fi’il menjadi manshub dan mempunyai arti “untuk” atau “agar supaya”, contoh:

Baca Juga : Wazan dan Mauzun

لِأَقْرَأَ ; Untuk aku baca
لِتَفْهَمَ ; Agar engkau faham
  1. لَامُ الجُحُوْدِ (Lam Juhud), yaitu yang membuat fi’il mudhari’ manshub dan mempunyai arti untuk menyangkal. Tandanya didahului oleh;مَا كَانَ  atau لَمْ يَكُنْ atau yang dapat ditashrifkan dari keduanya. Lam Juhud tidak mempunyai arti khusus, contoh:
مَا كُنْتَ لِأَفْهَمَ ; Saya betul- betul tidak faham
لَمْ يَكُنْ لِيَذْهَبَ ; Ia betul- betul tidak pergi
  1. لَامُ الأَمْرِ (Lam Amr), yaitu yang membuat fi’il menjadi majzum dan mempunyai arti memerintah, contoh:
لِيَدْخُلْ ; Suruh dia masuk
لِيَخْزُجْ ; Suruh dia keluar
  1. لَامُ التَّوْكِيْدِ  (Lam Taukid), yaitu Lam yang berfungsi sebagai penguat arti dan tidak membuat fi’il mudhari’ berubah namun tetap marfu’, contoh:

Baca Juga : Huruf Jar

لَيَرْجِعُ ; Sungguh dia akan datang
لَيَسْمَعُ