Contoh Majas Metafora

Diposting pada
Rate this post

Contoh Majas Metafora

Ciri-Ciri Majas Metafora

Majas metafora menggunakan kata kiasan untuk menggantikan sesuatu yang lain yang memiliki sifat serupa.

Seperti kata “gadis” dibandingkan dengan “bunga.”

Akan tetapi pada majas ini tidak digunakan kata-kata pembanding secara langsung. Seperti bagai, seperti, laksana, bagaikan.

Untuk memahami lebih jauh, pahami ciri-ciri majas metafora di bawah ini.

Menggunakan kata kiasan untuk menyamakan atau membandingkan suatu objek dengan objek lainnya. Misalnya menggunakan kiasan “kembang desa” untuk menyamakan dengan “gadis cantik.”

Menyamakan atau membandingkan dua hal tanpa kata pembanding, seperti seperti, bagaikana, laksana. Akan tetapi secara langsung. Misalnya, “Si jago merah meludeskan ruko di pasar.”

Tidak menggunakan kata penghubung.

Fungsi dari Majas Metafora

Majas metafora berfungsi untuk menguatkan kesan yang ingin disampaikan.

Itulah fungsi utamanya.

Misalnya saja, pada majas ini menggunakan kata “jago merah” alih-alih menggunakan kata “api.”

Kata “jago merah” memberikan kesan api yang besar, membakar, menghanguskan, susah dijinakan.

Sehingga memberikan fungsi untuk menguatkan dan mempertegas kesan yang disampaikan.

Jenis-Jenis Majas Metafora

Majas metafora terbagi menjadi dua:

Majas metafora in presentia
Majas metofora in absentia.

Sekarang mari kita perhatikan penjelasannya.

1. Majas Metafora In Presentia

Presentia artinya ada; hadir. Jadi majas metofora in presentia adalah majas yang membandingkan dalam satu waktu antara satu hal dengan hal lainnya.

Dengan begitu, makna yang terkandung di dalamnya tampak sangat jelas.

Contohnya:

Anggoro dianggap sebagai tikus berdasi yang suka mengambil uang rakyat.
Kalimat di atas membandingkan secara langsung antara “Anggoro” dengan “tikus berdasi.”

2. Majas Metafora In Absentia

Absentia artinya tidak ada; tidak hadir. Jadi majas metofora in absentia adalah mejas yang tidak menghadirkan objek yang dibandingkan, melainkan langsung menggunakan pembandingnya.
Contohnya:

Pernikahan si kembang desa itu telah banyak membuat para pemuda patah hati.

Pada kalimat di atas, kita langsung mendapati kata “kembang desa” tanpa tahu siapa yang dimaksud dengan kembang desa.

Itulah contoh dari majas metafora in absentia.

Contoh Majas Metafora

Selain contoh di atas, ada beberapa contoh majas metafora yang mungkin akan membuat Anda semakin memahami apa sebenarnya pengertian majas metafora itu.

Berikut ini daftarnya untuk Anda periksa!

Usaha ayah Andi bangkrut karena modal yang digunakannya berasal dari pinjaman lintah darat.

Pukul 01.00 WIB, si jago merah berhasil melahap habis rumah dan perkampungan warga di Jakarta Timur.

Karena selalu mendapat nilai sempurna setiap ujian, anak baru itu menjadi bintang kelas. andi menjadi anak emas di sekolahnya.

Dian dijuluki si kutu buku kerena dia sering menghabiskan waktunya untuk membaca. Raja siang secara perlahan mulai tenggelam dan hilang.

Sinar dewi malam begitu terang malam ini. Sebagai tulang punggung keluarga, ayah bekerja keras siang dan malam.

Untuk mencukupi kebutuhan keluarga, ayah ku bekerja banting tulang, tak kenal siang ataupun malam.

Seorang ibu pastilah sangat menyayangi semua buah hatinya. Maya adalah seorang bunga desa. Semua lelaki takjub dibuatnya.

Banyak gadis terjerumus dalam pergaulan negatif dan terjelembab menjadi seorang kupu-kupu malam. Raja hutan begitu gagah, semua hewan takluk dibuatnya.

Engkaulah jantung hati yang begitu sangat ku sayangi. Belahan jiwa ku pergi entah ke mana.

Perpustakaan sekolah adalah gudang ilmu. Kita harus menjaga menjaganya dengan baik. Pemuda adalah bunga bangsa.

Di tangan merekalah masa depan negara dipertaruhkan. Para pelaku kejahatan akan selalu berusaha mencari kambing hitam agar mereka bisa lepas dari jeratan hukum.

Tentara belanda akhirnya mati kutu saat menghadapi pejuang Indonesia dalam Perang Palagan Ambarawa.

Sebagai jendela dunia, teknologi bisa dimanfaatkan secara lebih bijak. Memanfaatkan teknologi harus dengan bijak sebagai jendela dunia.

Buku adalah jembatan ilmu. Selayaknya kita menjadikannya sebagai sahabat agar wawasan kita semakin luas.

Anak-anak kita adalah tunas bangsa. Kita harus menjaganya dengan pendidikan dan kesehatan yang baik.

Para tikus kantor semakin banyak merugikan negara. Kasus-kasus KPK adalah beberapa buktinya.

Kau adalah tulang rusukku yang selama ini aku tunggu.

Dia sungguh berkepala batu dan tak pernah bisa dinasehati.

Kita memang harus berlapang dada. Mungkin masih bukan rezeki kita.

Kita harus rendah hati terhadap semua orang.

CONTOH MAJAS METAFORA LAINNYA

1. Dia adalah seorang kutu buku yang selalu tidak jauh dari perpustakaan.

2. Fatimah adalah bunga desa yang paling cantik di desanya.

3. Raja siang akan keluar setiap pagi menjelang.

4. Rumah tetanggaku di jilat oleh lidah lidah si jago merah.

5. Jangan terlalu dekat dengannya karena dia adalah seorang lintah darat.

6. Dewi malam menyelimuti tubuhku dengan gelap.

7. Dia sangat terkenal sekarang karena sedang menjadi buah bibir banyak orang.

8. Bagi dewi buah hatinya adalah segalanya.

9. Anak baru itu sangat tampan.

10. Mimpi adalah bunga tidur.

contoh majas metafora

11. Saat pulang ke kampung jangan lupa membawa buah tangan untuk keluarga.

12. Rajin rajinlah membaca buku karena buku adalah gudang ilmu.

13. Harimau adalah raja hutan di sumatera.

14. Tikus tikus rakyat itu tidak malu memakan uang rakyat.

15. Dimas mati kutu saat di marahi oleh ibunya.

16. Anak emas itu selalu di bangga banggakan.

17. Dia menderita setelah belahan jiwanya meninggal beberapa bulan yang lalu.

18. Dia bekerja siang malam tanpa lelah karena dia adalah tulang punggung keluarganya.

19. Sekarang internet sudah menjadi jendela dunia karena kita bisa melihat dunia hanya dengan membuknya.

20. Anak kutu buku itu menjadi bintang kelas lagi.

21. Imron mencari kambing hitam untuk menutupi kesalahannya.

22. Dia membanting tulang siang malam demi mencari uang untuk pengobatan ibunya yang sakit.

23. Bahary mati gaya saat di permalukan di lapangan upacara.

24. Jika dia adalah tulang rusukmu maka dia akan kembali padamu.

25. Bu amin sangat rendah hati sehingga ia banyak di sukai oleh tetangga.

Lihat Juga;